Entri Populer

Popular News [ View all Popular News ]

Latest Updates

Tampilkan postingan dengan label Perbaikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perbaikan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Desember 2010

Mengatasi knalpot yang terdengar "menembak"

0 komentar
Ketika suara dari knalpot motor kita terdengar "menembak" saat Anda sedang berkendara, tentunya hal ini sangat menjengkelkan, apalagi orang yang berkendaraan pas di belakang kita akan terkaget mendengar "tembakan suara knalpot". Gejala seperti itu membuat laju motor menjadi tidak lancar alias tersendat-sendat. Solusi paling cepat dan aman, segera bawa motor ke bengkel. Tak ada salahnya juga kalau Anda perlu mengetahui biang penyebabnya supaya Anda sudah paham atau tidak dibohongi ketika membawa motor ke bengkel. "Ada beberapa hal yang menyebabkan timbul suara ledakan dari knalpot," ucap Rusiyanto dari divisi teknik PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI). 

Cuk atau "choke" 
Jika Anda lupa menutup cuk saat menghidupkan mesin di pagi hari, nah, saat jalan, pembakaran yang terjadi tidak sempurna akibat campuran bensin yang terlalu banyak. "Jika kondisi ini dibiarkan, tentu akan berakibat pada usia busi. Selain itu, busi cepat mati karena cenderung basah oleh bensin," beber Abdul Rohim, mekanik dealer Honda Wahana Makmur Sejati. 
Busi 
Komponen ini bisa menyulut timbulnya suara ledakan lantaran kondisi komponen tersebut sudah mau mati. Biasanya, menurut Abdul Rohim, itu terjadi karena elektroda busi sudah terlalu basah atau banyak kerak. Jika dipakai terus, maka muncul gejala seperti kerusakan di komponen suplai udara bersih. Akibatnya, campuran udara dan bahan bakar di ruang bakar jadi tak sempurna. 
Karburator 
Sekarang ini tak sedikit motor yang mengaplikasi karburator model vakum atau beken disebut velocity constanly (VC). Skep digerakkan oleh karet yang mengandalkan kevakuman. Makanya, jangan biarkan karet tersebut aus. Kalau sampai aus, maka proses kevakuman jadi tidak sempurna. Ini yang menyebabkan mesin brebet saat motor dibetot. 
Suplai 
udara Suara ledakan bisa juga muncul akibat ada kerusakan pada bagian penyuplai udara bersih ke ruang bakar. Gejalanya, suara tidak enak timbul ketika motor berakselerasi dan gas ditutup penuh. Makanya, saat putaran mesin turun, munculah suara ledakan. "Jadi, pastikan AIS (air secondary system) berfungsi sempurna," saran Rustiyanto.

Rabu, 01 Desember 2010

Tips menghilangkan abu vulkanik pada mobil

0 komentar
Hujan abu vulkanik yang diakibatkan letusan Gunung Merapi akhir-akhir ini di Yogyakarta selain berbahaya untuk kesehatan tubuh manusia, juga akan berdampak pada kendaraan kesayangan kita. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko kerusakan pada mobil kita akibat Hujan Abu atau akibat melewati daerah yang tingkat debunya tinggi. Berikut adalah tips dari Technical Team Garda Oto: 
1. Jika tidak ada keperluan mendesak, lebih baik menghindari untuk menggunakan mobil pada saat hujan abu 2. Penyimpanan mobil di rumah, usahakan di dalam garansi atau mobil ditutup oleh cover mobil 
3. Saat terkena debu, mobil jangan langsung dilap sebaiknya disiram air terlebih dahulu sehingga debu terlepas dan tidak menimbulkan baret-baret pada body atau kaca mobil saat dilap 
4. Filter udara lebih sering dibersihkan/diganti karena takut banyaknya endapan debu pada saringan udara  tersebut 
5. Bersihkan rem di roda, agar tetap dapat mengoptimalkan kerja dari rem 
6. Jangan lupa cuci steam mobil, dengan tambahan fokus penyemprotan di kisi-kisi radiator mesin dan condesor AC untuk membersihkan tumpukan debu 7. Setelah hujan debu selesai, pastikan juga mengganti karet wipe kaca yang ‘dipaksa’ membersihkan debu Semoga bermanfaat! (uky).

Ketika Vega R tersendat - sendat di tarikan awal

0 komentar
Vega R tahun 2004 tersendat-sendat di tarikan awal Masalah Sepeda motor vega R tahun 2004 tersendat-sendat ketika berjalan, terlebih ketika tarikan awal. Gambaran mudahnya bila make motor tersebut seperti orang baru belajar motor saja. Solusi Masalah sepeda motor nyendat-nyendat tersebut bisa di jujuk dibeberapa lokasi: 
1. Karburator 
2. Karet angkatan sekitar gigi ronsel ataupun rantai sprocket. 
3. Sistem sentrifugal sepeda motor. 
Adapun di karburator, dicek putaran gas kondisi sepeda motor tanpa beban, ternyata kondisinya normal, berarti masalah bukan di karburator. Lain lagi dengan rantai sproket maupun karet angkatan belakang karena dibagian luar mudah di cek, ternyata tidak masalah. Jangan terlewat juga dicek karet gigi ronsel dalam dan sentrifugal dengan cara membuka blok koplling, tampak mangkok sentrifugal dan kampas kopling sentrifugalnya sudah rusak. Adapun karet gigi ronsel normal. Karena dana nipis yang diganti Cuma kampas sentrifugalnya(seperti di gambar). Dan masalah tersebut hilang. Apabila ingin tuntas seharusnya diganti 1 set kopling sentrifugal (meliputi mangkok sentrifugal dan kampasnya) harganya sekita 600ribu. Namun pengerjaan juga harus kompromi terhadap dana. Terima kasih Dadang Auto Champion.

Selasa, 16 November 2010

0 komentar
Saat kunci jok pembuka mengalami macet


Paling simpel, ya mungkin menjadi pelopornya sistem membuka bagasi dari rumah kunci kontak. Jadi disini fungsi kunci kontak Nouvo ada 3, untuk on-off, kunci stang kemudi dan membuka jok. Nah khusus kunci pembuka jok-nya, jalur kabelnya terlalu ribet.
Alhasil, ada 1, 2 dan 3 lekukan kabel yang acap menyebabkan tarikan seling pembuka jok dari
kunci kontak lecet dan menyebabkan macet.

Kalau sudah mengetahui problem demikian ini, periksa ketika menginjak usia 6 tahun, dimana keausan kabel pembungkus seling berpeluang mengalami lecet. “Selain itu, periksa engselnya untuk memastikan gerakannya lancar. Bila perlu tambahkan vet,” saran Yono.

Minggu, 14 November 2010

Tips Merawat Sokbreker Upside-Down Supaya Awet

0 komentar

Peredam kejut atau sokbreker ini memang mengalami perkembangan sesuai dengan meningkatnya teknologi motor. Saat ini sudah banyak yang mengaplikasi sistem upside-down sebagai sokbreker standar. Bahkan beberapa produk aftermarket pun menjualnya sebagai peranti aksesori.




Pada perkembangannya sokbreker memang sekadar membuat bantingan roda tak langsung terasa ke penunggangnya. Mulai dari sekadar memakai springer dan batang ke as roda, lalu gabungan sokbreker dan per seperti di Vespa.

Perkembangan pun dilakukan lagi di bidang peredam kejut ini, dibuatlah sistem teleskopik yang lebih simpel dan efektif, selain meredam kejut, juga memberikan efek pengendalian yang baik saat pengereman, karena daya bantingannya lebih halus.

Lantas, dibuatlah penyempurnaan lagi dengan sistem upside-down. Sistem ini membuat redaman jadi lebih baik, karena sanggup menahan benturan unsprung weight, yang berasal dari komponen roda itu sendiri kala berayun dalam permukaan tak terlalu bergelombang.

Lalu, bagaimana perawatannya dibanding sokbreker konvensional? Perlukah penanganan khusus terhadap sistem sokbreker seperti ini? "Sebenarnya masih mirip sokbreker biasa," ujar Samsul dari Caoscustombike, bengkel yang kerap menangani tunggangan supermoto.

Maklum saja, tunggangan jenis ini yang umumnya menggunakan sokbreker terbalik ini. "Jadi, harus dijaga agar batang sokbreker tidak baret," lanjutnya. Nah, bagaimana merawatnya? Sebab, dengan bentuk yang berbeda dibanding model konvensional, bagian bawah yang masuk ke dalam akan lebih rentan terkena kotoran.

Memang seperti itu, lihat saja tipe-tipe tunggangan yang menggunakan sokbreker ini, bahkan yang untuk digunakan off-road seperti supermoto atau trail akan ada pelindung di bagian bawah sokbrekernya.

Gambar 1
Intinya agar menjaga batang bawah tidak terlalu kotor, sehingga saat ‘main' tak merusak silnya. "Kerusakan sokbreker umumnya silnya enggak rapat lagi (gbr.1)," ujar Samsul. Kalau sudah begini, tentu akan merembes olinya, sehingga mengurangi kinerja sokbreker.

Agar bisa terjaga dengan baik, selayaknya dibersihkan batang sokbrekernya. Bisa pakai lap basah lalu dilap kering hingga tak ada kotoran yang melekat.


Gambar2




Lebih baik sih, dibersihkan menggunakan air dan sabun agar kotorannya tak melekat. Lantas sesuaikan isi olinya (gbr.2).




Gambar3
Gunakan oli sokbreker agar pas (gbr.3).











                                                                    sumber : otomotif.net

Kamis, 11 November 2010

Tips service karburator

0 komentar

Karburator merupakan elemen yang sangat vital bagi kendaraan anda. Jika perawatanny tidak baik, maka besar kemungkinan kendaraan anda akan ‘rewel’ saat anda kendaraai. Berikut ini adalah tips – tips yang dapat anda pergunakan untuk merawat karburator kendaraan anda.

1. Membersihkan filter udara atau penampung debu. Lepaskan filter udara yang terpasang pada mulut karburator, lepas busa filter lalu bersihkan dengan cairan pembersih lalu biarkan kering sendiri. Jangan dibersihkan dengan cara disemprot udara bertekanan tinggi karena dapat menyebabkan rusaknya pori-pori busa filter tersebut.

2. Membersihkan karburator. Buka karburator dengan melepas baut-baut pengikat, tutup karburator, katup cuk (choke) dan kran bensin dengan kunci yang sesuai agar alat-alat tersebut tidak gampang dol. Lepas komponen-komponen karburator lalu tempatkan dalam wadah yang berisi cairan pembersih, agar mudah gunakan saja cairannya bensin.

Lepas mangkok karburator, pelampung dan jarum pelampung, main jet, pilot jet dan yang lainnya. Hati-hati terhadap parts yang kecil-kecil dan seal atau karet pelindung. Sebaiknya anda tempatkan dalam wadah yang mudah terlihat agar pada saat pemasangan tidak bingung mencarinya.

Jika sudah terlepas semuanya maka bersihkan karburator dengan kuas, lalu semprot lubang-lubangnya dengan udara bertekanan tinggi. Gunakan amplas halus untuk membersihkan kotoran pada spuyer-spuyer. Jangan terlalu banyak mengamplasnya karena dapat menyebabkan perubahaan ukuran diameter spuyer.

Setelah bersih, pasang kembali spuyer-spuyer tersebut. Gunakan obeng spuyer dan pengecangannya jangan terlalu keras, cukup gunakan dua jari pada ujung obeng.

3. Menyetel tinggi pelampung. Sebelum dipasang komponen-komponen karburator sebaiknya anda jangan lupa untuk mengatur tinggi pelampung bensin dengan menggunakan jangka sorong atau stigmat.

4. Merakit karburator. Pasanglah kembali bagian-bagian karburator yang tadi dilepas. Rakit karburator dan filter udara dengan dipasangkan kembali pada lubang mesin. Lalu setel kondisi langsam motor pada keadaan mesin hidup. Setel spuyer angin-angin dengan cara memutar searah jarum jam hingga mentok lalu putar balik beberapa putaran sesuai dengan standar mesin atau kondisi mesin motor anda.

Anda juga harus menyetel baut penyetel langsam yang terletak di pinggir badan karburator. Setel pada keadaan panas mesin yang ideal. Setelan putaran mesin jangan terlalu rendah atau pelan karena akan membuat oli tidak dapat naik karena tidak terpompa akibat rendahnya putaran mesin.

Follow by email